Friday, 24-04-2026 07:01:54 pm

Breaking News

Meski Baru DiLantik, Pimpinan DPRD Baru Rasa Lama
Home / / Detail berita

Tuban — Polemik Uji Laboratorium Air di Dapur Program MBG, Publik Pertanyakan Transparansi

AliansiRakyatNews -
(138 Views) Minggu, 1 Maret 2026 - 2:31


Tuban,Aliansirakyatnews.com — Jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban dikabarkan telah menembus lebih dari 90 titik yang tersebar di berbagai kecamatan. Namun di tengah masifnya pelaksanaan program tersebut, mengemuka pertanyaan publik mengenai kepastian uji laboratorium kualitas air yang digunakan di setiap dapur.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa tidak semua dapur MBG telah melakukan pemeriksaan kualitas air melalui laboratorium kesehatan resmi. Padahal, uji air merupakan syarat mutlak dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi usaha jasa boga.



Menurut regulasi higiene sanitasi jasaboga, air yang dipakai dalam seluruh tahapan pengolahan makanan—mulai dari mencuci bahan baku, memasak, hingga membersihkan peralatan makan—wajib memenuhi baku mutu kesehatan lingkungan. Pemeriksaan ini mencakup parameter fisik, kimia, serta mikrobiologi.

Secara mikrobiologi, air harus dipastikan bebas dari bakteri patogen seperti Escherichia coli (E. coli) dan coliform total yang dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan.

Di Kabupaten Tuban, pemeriksaan kualitas air umumnya dilakukan melalui laboratorium kesehatan daerah serta Labkesja Tuban. Hasil uji inilah yang menjadi dasar bagi petugas sanitarian untuk memverifikasi kelayakan dapur sebelum menerbitkan SLHS.

Jika benar hanya sebagian dapur yang telah menjalani pemeriksaan, maka muncul pertanyaan lanjutan: apakah seluruh dapur MBG sudah mengantongi SLHS lengkap, atau masih ada yang beroperasi tanpa persyaratan tersebut?

“Semua dapur jasa boga wajib uji laboratorium air. Tidak boleh tebang pilih. Ini menyangkut keamanan pangan anak-anak,” ujar seorang sumber yang memahami sistem pengawasan kesehatan lingkungan.

Program MBG menyasar peserta didik yang termasuk kelompok rentan. Karena itu, aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Air sebagai komponen vital dalam proses produksi makanan memegang peranan penting dan wajib diawasi secara ketat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang mempublikasikan daftar dapur MBG di Tuban yang sudah melakukan uji laboratorium beserta hasilnya. Minimnya keterbukaan ini dinilai berpotensi memicu spekulasi publik dan menurunkan kepercayaan terhadap program.

Dengan jumlah dapur yang disebut mencapai lebih dari 90 titik, publik berhak mengetahui apakah seluruhnya telah memenuhi standar kesehatan lingkungan sesuai ketentuan, atau masih ada yang beroperasi tanpa kelengkapan uji laboratorium.

Aliansirakyatnews.com akan terus melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi kepada pihak terkait untuk memastikan bahwa Program MBG berjalan sesuai regulasi serta tidak mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan masyarakat.(Tim: Redaksi)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
100%
angry



Categorised in: