Wednesday, 22-07-2026 08:31:42 am

Breaking News

NasDem Sediakan 110 Armada Kampanye Untuk Tiga DPW
Home / / Detail berita

Usai Tasyakuran, 10 Warga Tuban Laporkan Dugaan Pengeroyokan Beruntun di Empat Lokasi

AliansiRakyatNews -
(15 Views) Rabu, 22 Juli 2026 - 6:43


TUBAN – Sedikitnya 10 warga Kabupaten Tuban melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang diduga terjadi usai mengikuti kegiatan tasyakuran pada Minggu dini hari (19/7/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian dan saat ini tengah dalam proses penanganan.
Para korban didampingi oleh tim kuasa hukum yang dipimpin Khoirun Nasihin, S.H., M.H. Pendampingan dilakukan sejak awal, mulai dari pelaporan ke kepolisian, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan medis, hingga mengawal proses penyidikan.
Ketua Tim Kuasa Hukum, Khoirun Nasihin, mengatakan pihaknya berkomitmen memastikan hak-hak para korban terlindungi serta proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah.



“Fokus kami adalah memastikan hak-hak korban terlindungi dan proses penegakan hukum berjalan profesional, objektif, transparan, serta berdasarkan alat bukti yang sah,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan para korban yang dihimpun tim pendamping, insiden bermula sekitar pukul 02.00 WIB saat rombongan meninggalkan lokasi tasyakuran untuk kembali ke rumah masing-masing.

Dalam perjalanan, mereka diduga dikejar oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang.
Akibat pengejaran tersebut, rombongan terpisah dan dugaan aksi pengeroyokan terjadi secara beruntun di sedikitnya empat lokasi berbeda, yakni Perempatan Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Desa Pangkalan, Kecamatan Merakurak, wilayah perbatasan Kecamatan Grabagan dengan Desa Telogonongko, serta Jalan Desa Lengki, Kecamatan Montong.

Dari data yang dihimpun tim kuasa hukum, seluruh korban mengalami luka-luka. Empat korban dilaporkan mengalami luka berat sehingga harus menjalani perawatan medis intensif, sementara korban lainnya mengalami luka ringan hingga sedang.
Sebagai bagian dari proses pembuktian, tim pendamping telah mengumpulkan sejumlah alat bukti berupa dokumentasi luka korban, rekaman video, foto, rekaman CCTV, pakaian korban, serta keterangan para saksi. Seluruh korban juga telah diarahkan menjalani pemeriksaan medis dan pembuatan Visum et Repertum untuk mendukung proses penyidikan.
Khoirun Nasihin berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas rangkaian peristiwa yang terjadi di beberapa lokasi tersebut, termasuk mengungkap identitas dan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.

“Kami berharap penyidik dapat mengusut perkara ini secara komprehensif berdasarkan fakta dan alat bukti, sehingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan perkara masih berlangsung di kepolisian. Media akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan penyidikan serta memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait, termasuk kepolisian dan pihak lain yang berkepentingan, untuk menyampaikan keterangan sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang.

Oleh – redaksi

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: