Tuesday, 09-06-2026 05:48:02 pm

Breaking News

Agrowisata Gunung Purung Resmi Dibuka Oleh Dinas Pariwisata Tuban
Home / / Detail berita

Doa dan Pengorbanan Terbayar, Prada Ulil Absor Lulus Pendidikan Zeni TNI AD 2026”

AliansiRakyatNews -
(127 Views) Jumat, 22 Mei 2026 - 12:08


Tuban – Subuh di Desa Tluwe selalu lahir dengan cara sederhana kabut turun perlahan di pematang sawah, ayam jantan bersahutan, dan embun menggantung di ujung daun padi yang masih basah oleh dingin malam. Di desa terpencil di Kabupaten Tuban itulah seorang anak petani tumbuh tanpa gemerlap kota, tanpa kemewahan, tanpa jalan yang mudah.

Namun di dadanya, ada mimpi yang diam-diam menyala lebih terang dari matahari pagi.
Anak itu bernama Ulil Absor.



Ia tumbuh dari tangan kasar seorang ayah petani, dari doa seorang ibu yang lirih di setiap sujud malam. Masa kecilnya bukan tentang kenyamanan, melainkan tentang bagaimana belajar kuat sejak usia muda. Tentang bagaimana melihat orang tua pulang dengan peluh yang belum sempat kering, demi menyambung harapan hidup keluarga.

Di desa kecil itu, cita-cita sering kali terdengar terlalu jauh untuk digapai. Tetapi Ulil memilih melawan keraguan. Dengan keberanian yang lahir dari kesederhanaan, ia nekat membawa mimpinya mengadu nasib di tingkat nasional: menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia.

Jalan yang ia tempuh tidak dibangun oleh kemudahan.
Ia berjalan di atas lelah, tekanan, latihan keras, dan persaingan yang tak sedikit menggugurkan harapan banyak orang. Namun anak desa itu tidak menyerah. Sebab ia tahu, ada nama orang tua yang harus ia jaga, ada tanah kelahiran yang harus ia banggakan.

Hingga akhirnya, waktu menjawab semua perjuangan itu.

Kini, di bawah langit upacara yang megah, berdirilah seorang prajurit muda dengan seragam hijau kebanggaan. Nama itu dipanggil dengan hormat: Prada Ulil Absor.

Bukan hanya seorang tentara yang lahir hari itu.
Tetapi juga sebuah bukti, bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari desa yang sunyi. Bahwa anak petani pun mampu menembus batas, berdiri tegak mengabdi kepada negeri, dan membawa harum nama keluarga dengan kehormatan.
Dari pelosok Desa Tluwe, Tuban, seorang anak telah membuktikan:

bahwa kemiskinan tidak pernah mampu mengalahkan tekad, dan kesederhanaan tidak pernah menghalangi seseorang untuk menjadi kebanggaan Indonesia. (Redaksi)

1
50%
like
0
0%
love
1
50%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: