Friday, 27-02-2026 03:21:16 am

Breaking News

62 Casis Diklaba TNI AL Ikuti Sidang Penentuan Akhir di Kodiklatal
Home / / Detail berita

Diduga Skema Anggaran MBG di Soko Tuai Pertanyaan, Publik Soroti Transparansi

AliansiRakyatNews -
(37 Views) Rabu, 25 Februari 2026 - 5:02


Tuban, Aliansirakyatnews.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui SPPG Sokosari 4, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, kembali menjadi perhatian publik. Skema pembagian anggaran serta komposisi menu yang diterima siswa dinilai memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat.

Berdasarkan pemantauan awak media di beberapa sekolah penerima manfaat di Kecamatan Soko, menu yang dibagikan kepada siswa terdiri dari satu buah salak, satu roti kukus, empat butir kurma, dan satu butir telur.



Sejumlah wali murid mempertanyakan kesesuaian menu tersebut dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan. Mereka menilai perlu adanya penjelasan terbuka terkait rincian pembiayaan serta standar porsi makanan yang diberikan kepada peserta didik.

Data yang dihimpun Aliansirakyatnews.com menyebutkan, untuk jenjang PAUD, TK, dan SD kelas 1 hingga kelas 3, anggaran MBG ditetapkan sebesar Rp8.000 per anak per hari.

Dari nominal tersebut, disebutkan sekitar Rp5.000 dialokasikan untuk bahan makanan, operasional dapur, tenaga kerja, dan kebutuhan seperti LPG, sementara sekitar Rp2.000 digunakan untuk sewa tempat produksi.

Adapun untuk siswa SD kelas 4 hingga jenjang SMP dan SMA, anggaran ditetapkan sebesar Rp10.000 per siswa per hari. Dari jumlah tersebut, disebut terdapat pembagian untuk bahan makanan serta komponen operasional dan sewa dapur dengan komposisi yang berbeda.

Selain anggaran per porsi, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga disebut menerima insentif operasional sebesar Rp6.000.000 per hari operasional. Insentif tersebut diklaim untuk mendukung kelancaran distribusi dan menunjang pelaksanaan program.

Perbedaan nominal anggaran antar jenjang pendidikan serta pembagian komponen biaya itu memicu pertanyaan dari sejumlah orang tua siswa.
“Kalau nominalnya berbeda, tentu masyarakat ingin tahu dasar perhitungannya seperti apa. Apalagi ada tambahan insentif harian yang nilainya cukup besar,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Program MBG sendiri digadang sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah. Namun dalam pelaksanaannya di sejumlah daerah, termasuk Tuban, keluhan terkait kualitas menu dan kesesuaian porsi dengan anggaran beberapa kali mencuat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana MBG di Kabupaten Tuban belum memberikan keterangan resmi terkait rincian teknis pembagian anggaran, termasuk mekanisme pemberian insentif harian sebesar Rp6 juta per SPPG.

Aliansirakyatnews.com akan terus melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Tuban berjalan sesuai ketentuan, transparan, serta memenuhi prinsip akuntabilitas publik.

Oleh: Redaksi

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: