Proyek Rp477 Juta di Jalan Usaha Tani Tuban Tuai Sorotan, Fungsi Saluran U-Ditch Dipertanyakan

TUBAN, AliansiRakyatNews.com – Pembangunan saluran irigasi beton jenis U-Ditch di jalur Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban menjadi sorotan warga.
Proyek senilai Rp477.678.000 yang bersumber dari APBD 2025 itu dipertanyakan karena lokasinya berada di jalur akses utama petani menuju lahan pertanian.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi desa tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tuban dengan waktu pelaksanaan mulai 24 September hingga 22 Desember 2025.
Namun dari pantauan di lapangan, konstruksi saluran beton justru terpasang di sepanjang jalur yang sebelumnya digunakan petani sebagai akses mobilitas menuju sawah, termasuk untuk membawa pupuk maupun mengangkut hasil panen.
Sejumlah petani setempat mengaku heran dengan pembangunan tersebut. Pasalnya, kawasan itu selama ini dikenal sebagai jalur penghubung lahan pertanian, bukan sebagai saluran air.
“Kalau musim hujan memang sering ada genangan, tapi biasanya air mengalir sendiri. Kami juga bingung kenapa justru dibuat saluran di jalan tani,” ujar seorang petani setempat, Sabtu (7/3/2026).
Selain persoalan fungsi, kondisi konstruksi di lapangan juga mulai menjadi perhatian warga. Beberapa unit U-Ditch terlihat tidak tersusun rata dan terdapat celah pada sambungan beton, yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi kelancaran aliran air.
Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2018, Jalan Usaha Tani pada prinsipnya difungsikan sebagai sarana akses transportasi kegiatan pertanian. Karena itu, penempatan konstruksi saluran beton di jalur tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai dasar perencanaan teknis proyek tersebut.
Dengan nilai anggaran yang mendekati setengah miliar rupiah, publik berharap pembangunan infrastruktur di kawasan pertanian benar-benar mempertimbangkan kebutuhan petani di lapangan serta didukung perencanaan teknis yang matang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Tuban belum memberikan keterangan resmi terkait perencanaan maupun tujuan pembangunan saluran U-Ditch di jalur Jalan Usaha Tani tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh klarifikasi lebih lanjut.
(M. Mursyid/Red)