Saturday, 14-02-2026 12:19:38 am

Breaking News

Bupati Pati Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Home / / Detail berita

Meneguhkan Komitmen Guru TK: Bekerja dengan Hati, Bergerak dengan Aksi di Konferensi Kerja IV IGTKI Bojonegoro

AliansiRakyatNews -
(110 Views) Jumat, 13 Februari 2026 - 5:25


Bojonegoro, Aliansirakyatnews.com — Semangat pengabdian itu menggema di ruang megah Ballroom KH Hasyim Asy’ari BMT Ngasem, Bojonegoro, Kamis (12/2/2026). Dalam gelaran Konferensi Kerja IV IGTKI PGRI Kabupaten Bojonegoro, sebuah kalimat sederhana namun sarat makna menjadi suluh bersama: “Bekerja dengan Hati, Bergerak dengan Aksi.”

Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, M. Anwar Mukhtadlo, yang menegaskan bahwa dunia pendidikan—terutama Pendidikan Anak Usia Dini—tidak cukup hanya ditopang oleh administrasi dan rutinitas, melainkan harus dilandasi ketulusan serta keberanian bertindak nyata.



Konferensi yang diinisiasi oleh IGTKI PGRI Kabupaten Bojonegoro itu mengusung tema “Membangun Organisasi yang Solid, Meningkatkan Kesejahteraan Guru TK, Menghadirkan Pendidikan Anak Usia Dini yang Bermakna dan Menggembirakan.” Sebuah tema yang tidak sekadar slogan, melainkan refleksi atas tantangan dan harapan para pendidik taman kanak-kanak di Kota Ledre.

Turut hadir Ketua PGRI Kabupaten Bojonegoro, jajaran pengawas TK, serta para pengurus IGTKI tingkat kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro yang menjadi peserta konferensi. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa organisasi profesi bukan sekadar struktur, melainkan ruang dialektika gagasan dan komitmen kolektif.

Ketua IGTKI Kabupaten Bojonegoro, Anita Juliati, menyampaikan bahwa konferensi kerja ini merupakan momentum evaluasi tahunan sekaligus forum strategis untuk menyusun program kerja yang realistis dan inovatif di tahun 2026. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wahana memperkuat marwah dan komitmen profesi guru TK sebagai fondasi pendidikan karakter anak bangsa.

 

Dalam agenda jangka pendek, IGTKI Bojonegoro menyiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang akan dimulai dari tingkat kecamatan, berlanjut ke tingkat kabupaten, hingga provinsi. Harapannya, Bojonegoro mampu melangkah lebih jauh—mewakili Jawa Timur di tingkat nasional. Sebuah cita-cita yang lahir dari keyakinan bahwa anak-anak usia dini memiliki potensi besar yang harus dipupuk sejak awal.

Sementara dalam visi jangka panjang, organisasi ini menargetkan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena pada akhirnya, kualitas pendidikan anak usia dini adalah cermin masa depan daerah.

Konferensi ini bukan hanya forum kerja, melainkan ruang penyadaran bersama: bahwa mendidik anak usia dini berarti menanam benih peradaban. Dan seperti yang ditegaskan dalam pesan utama hari itu, bekerja dengan hati harus selalu diiringi langkah nyata—bergerak dengan aksi.

(TG/Red)

7
77%
like
1
11%
love
0
0%
haha
1
11%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: