Tuesday, 03-08-2021 05:23:15 pm

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh SubakirTotal Viewed #40341 Views

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh Subakir.#40341 Views
Home / / Detail berita
(366 Views) February 2, 2018 2:15 pm

Vaksinasi Lanjutan (Booster) Dipteri Bagi Personel Lanal Malang Th 2018

AliansiNews -


Malang – (Lantamal V )Tim Kesehatan dari Balai Kesehatan Pangkalan TNI Angkatan Laut (BK Lanal) Malang Lantamal V mengadakan vaksinasi lanjutan (booster) difteri yang diikuti oleh seratus anggota baik militer maupun ASN dipimpin Ka. BK Lanal Malang dr. Omali.,S.H., di gedung Gelombang Samudera Lanal Malang, Jumat (2/2).

Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (E) Gendut Sugiono,S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini pada dasarnya bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh dari penyakit difteri bagi anggota Lanal Malang terutama yang bertugas dilapangan.



‚ÄúPemberian vaksin ini bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh dari serangan virus terutama bagi personel Lanal Malang yang bertugas dilapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Danlanal Malang meminta agar setiap personel menjaga kesehatan pribadi, keluarga dan kebersihan lingkungan sehingga dapat meningkatkan kinerja sesuai bidangnya masing-masing yang pada akhirnya dapat menunjang tugas pokok Lanal Malang.

Diharapkan anggota yang telah ditunjuk mengikuti vaksinasi dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin demi menjaga kesehatan pribadi.

Sementara itu, dr. Omali, S.H., pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa ada beberapa gejala difteri yang dapat dikenali diantaranya seperti sakit tenggorokan, muncul selaput berwarna putih abu-abu pada tenggorokan, amandel, rongga mulut, atau hidung, demam tidak terlalu tinggi, Pembengkakan pada kelenjar limfa, bisa dilihat dari leher yang membengkak (bull neck), suara berubah, Lemas dan menurunnya nafsu makan, mengeluarkan bunyi saat menarik napas (stridor), Kesulitan bernapas.

Ia menggaris bawahi bahwa upaya vaksinasi ini adalah untuk penanggulangan dan pencegahan meluasnya KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri di Indonesia, yang dapat menular melalui udara, alat makan maupun kontak langsung dengan penderita.

Pengirim : Kadispen Mayor Arif

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: