Saturday, 01-10-2022 10:02:18 pm

Breaking News

Tersengat Listrik, Bocah Asal Baureno Meninggal Dunia
Home / / Detail berita

Kapolres Blora Berhasil Redam Aksi Unjuk Rasa Forum Masyarakat Sumber

AliansiRakyatNews -
(666 Views) Rabu, 28 Maret 2018 - 3:39


Blora(Kradenan) – Sejumlah warga Desa Sumber Kecamatan Kradenan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sumber (FMS), hari Selasa kemarin dijadwalkan melakukan unjuk rasa (unra) di halaman pintu masuk Central Processing Plant (CPP) Gundih Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, gagal dilaksanakan. Meski dari pihak Polres Blora telah memberikan izin dan telah menurunkan pasukan untuk melakukan pengamanan. Rabu (28/03/18).

Sukirno, Ketua FMS menyatakan, ada 7 tuntutan yang diusung dalam rencana aksi tersbut. Diantaranya, Armada pengangkut kondensat, perekrutan security lokal, tenaga kerja lokal, pembangunan jalan raya Peting hingga kantor Camat Kradenan, Pembangunan jalan Tambak sampai Temulus, Transparansi CSR dan pembelian air dari koperasi petani.



Dia mengingkan, warga lokal di ring-1 lebih diutamakan dalam pelibatan pelaksanaan pekerjaan Pertamina. Sebab, selama ini warga lokal cenderun ditinggalkan dan diduga ada upaya untuk disingkirkan. “Seperti halnya pemanfaatan air tanah yang pernah dijanjikan untuk membeli air dari koperasi petani. Tapi sampai saat ini mereka (red-Pertamina) hanya menggunakan sumur mereka sendiri untuk pemanfaatan produksi,” terang Sukirno.

Sementara, FMS yang diwakili Warsit telah melakukan audiensi santai dengan pihak kootrdinator Pertamina disaksikan Kapoles Blora AKBP Saptono serta beberapa Pejabat Utama Polres Blora di sebuah warung kopi.

Ketua FMS Warsit yang sebelumnya menjabat ketua DPRD Blora selama dua periode tersebut meluapkan apa yang menjadi tuntutan masyarakat Menden kepada pihak Pertamina. Pria berkacamata ini mengungkapkan, 50 hektar lahan yang pertanian yang saat ini sudah digunakan oleh Pertamina, secara otomatis akan mengurangi lahan garapan warga. Mata pencaharian warga sebagai petani juga terenggut. “Masak kita hanya jadi penonton di wilayah sendiri,” ucapnya.

Masih menurut dia, selama ini air dan minyak milik Sumber juga diambil oleh Pertamina. Mestinya warga Sumber diberikan pekerjaan agar kesejahteraan warga sekitar bisa meningkat.

Pengangkutan kondensat juga dilakukan oleh pihak luar. Tenaga security-nya juga banyak dari luar sumber. FMS menginginkan agar warga Sumber bisa diakomodir, untuk bisa bekerja sesuai dengan kemampuannya. “Orang lokal harus ikut bekerja dan dilibatkan, biar kita lebih sejahtera,” ungkap dia.

Dia juga mempertanyakankan dana CSR Pertamina. Kenapa tidak dialokasikan ke wilayah Sumber. “Mestinya ekonomi warga, infrastruktur desa harus dibangun sebagaimana mestinya,” tukasnya.

Setelah sebelumnya berhasil meredam aksi penyanderaan pegawai perhutani KPH Randublatung yang disandera oleh warga Bapangan. Kali ini Kapolres Blora kembali berhasil memediasi dan meredam aksi unjuk rasa Forum Masyarakat Sumber. Aksimasa yang perkiraan diikuti lebih kurang 500 orang para pengunjuk rasa tersebut, kembali dapat diredam oleh Kapolres Blora.

Sementara itu Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan sebagai aparat keamanan, Polres Blora selalu siap. Karena asset Pertamina ini merupakan salah satu objek vital negara.

“Kita selalu siap mengamankan asset-aset negara,” tegasnya.

(Agus|Res)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Categorised in: