Sunday, 19-09-2021 08:58:38 pm

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh SubakirTotal Viewed #40996 Views

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh Subakir.#40996 Views
Home / / Detail berita
(475 Views) November 7, 2017 9:06 am

Petani Undaan Kudus Keluhkan Kelangkaan Pupuk

AliansiNews -


aliansirakyatnews.com, Kudus – Seiring tibanya musim tanam pertama tahun 2017 yang telah di mulai awal bulan oktober 2017 beberapa saat lalu, menyusul di gelontorkanya air dari Kedung ombo dipertengahan bulan september.

Masalah klasik petani setelah melakukan tanam padi adalah sulitnya mendapatkan pupuk. seperti yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. musim tanam (MT 1) tahun ini pula petani wilayah kecamatan Undaan Kudus yang di nyatakan sebagai daerah penyangga pangan Kabupaten Kudus sempat dipusingkan akibat kelangkaan pupuk jenis phonska, za, sp36 yang seakan menghilang dari pasaran.seperti diketahui pupuk tersebut adalah kebutuhan pokok petani untuk tanaman padi mereka.

Seperti di katakan oleh Akrab ketua pengurus gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air(GP3A) wilayah klambu-wilalung, “Sejak pada 15 september 2017 air kedung ombo di gelontorkan sesuai perjalanan air tiba di wilayah undaan akir september seiring dengan itu petani memulai MT1 pada awal hingga pertengahan oktober kemarin.sesuatu yang terjadi saat petani akan memupupuk adalah tidak adanya pupuk ditoko dan pengecer.



“memang sebelumnya sudah ada pertemuan antara kami GP3A, dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, produsen, distrinutor serta Gapoktan membahas tentang kebutuhan pupuk. Distributor dan produsen menyatakan siap menjamin kecukupan kebutuhan pupuk bagi petani. tapi apa yang terjadi toh nyatanya pupuk tetap langka. petani dibuat bingung hingga ada yang mencar hingga ke daerah lain demi memenuhi kebutuhan pupuk walaupun dengan harga yang lebih mahal dari harga HET normal. kalau sekarang pupuk banyak itupun saat terakir ini. “pungkas Akrab.

Disinyalir kelangkaan pupuk yang terjadi di wilayah Undaan tersebut akibat ketidak tepatan waktu distributor dalam menyalurkan pupuk, ditambah adanya pengecer yang nakal. Diharapkan kedepan petani tidak lagi dipusingkan dengan masalah kelangkaan pupuk. Hal itu bisa terjadi jikalau pendistribusian dilakukan tepat waktu serta sesuai dengan kebutuhan yang tertuang dalam RDKK sebagai acuannya. Dengan begitu wilayah Undaan sebagai daerah penyangga pangan Kabupaten kudus tetap terjaga.

Reporter : Kasrum

Editor : Red

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry



Categorised in: