Tuesday, 30-11-2021 03:43:35 pm

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh SubakirTotal Viewed #41813 Views

BREAKING NEWS

Mengenal Sosok Syekh Subakir.#41813 Views
Home / / Detail berita
(788 Views) October 19, 2017 10:17 am

Tipu Pengusaha 100 Juta, Seorang Perempuan Asal Campurrejo Di Bekuk Polres Trenggalek

AliansiNews -



Reporter : Agus/Hum

aliansirakyatnews.com, BOJONEGORO – Seorang perempuan warga desa Campurrejo Bojonegoro berinisial ESH terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah dilaporkan oleh seorang pengusaha asal kecamatan Tugu Trenggalek.

ESH dilaporkan dalam kasus penipuan dan atau penggelapan dimana ESH menjanjikan kepada korban bisa memenangkan tender lelang proyek APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2017.



Tak tanggung-tanggung, ESH meminta uang sebesar 100 juta rupiah kepada korban untuk meloloskan lelang tender tersebut.

Dalam press release Polres Trenggalek yang digelar hari ini, Kassubaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi, SH menerangkan, sekitar bulan Maret 2017 korban ditelpon oleh seseorang berinisial SM yang menanyakan surat rekanan dan meminta agar mengikuti tender proyek di kabupaten Bojonegoro dan nanti akan ada orang yang membantu memenangkan lelang.

Seminggu kemudian korban bersama SM dan seorang rekannya mengadakan pertemuan disalah satu rumah makan Nganjuk untuk membahas masalah lelang tender tersebut. Saat itu hadir juga orang yang katanya akan membantu memenangkan lelang tersebut yaitu SG dan ESH.

“Hasil pertemuan itu, untuk memenangkan tender korban harus membayar fee 2,5 %. Nah Kemudian tanggal 22 Maret 2017, korban menyerahkan uang 100 juta rupiah sebagai uang muka fee. Sedangkan kekurangan akan diberikan jika sudah menang“ ujar Iptu Supadi.

Meskipun sudah menyerahkan sejumlah uang, kenyataannya korban tidak pernah menang dalam proses lelang tender. Bahkan korban masih diminta menyerahkan uang sejumlah 40 juta rupiah sebagai uang tambahan.

Merasa dirugikan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tugu. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan petugas adalah kwitansi penerimaan uang senilai 100 juta rupiah yang ditandatangani oleh ESH.

“Patut diduga melanggar Pasal 378 dan/atau 372 KUHPidana tentang penipuan dan/atau penggelapan dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun” pungkas Iptu Supadi.

Editor : Red

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Categorised in: